- -

Bela Pedagang Pasar Bukittinggi, Yusril: Ayo Walikota Dan Pedagang Ke Sini, Saya Jadi Wasitnya


 Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra saat sampaikan keterangan pers kepada media di Bukittinggi, Senin (11/3/2019)
Foto: Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra saat sampaikan keterangan pers kepada media di Bukittinggi, Senin (11/3/2019) - Arsip Redaksi

Suasana Diskusi Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra dengan Pedagang Pasar di Hotel Dymens Bukittinggi-Sumbar, Senin (11/3/2019).
Foto: Suasana Diskusi Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra dengan Pedagang Pasar di Hotel Dymens Bukittinggi-Sumbar, Senin (11/3/2019). - Arsip Redaksi

Abadikini.com, BUKITTINGGI – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) mengungkapkan, dirinya bersedia menjadi mediator atau penengah antara pedagang Aur Kuning dengan Pemko Bukittinggi, terkait masalah Pasar Aur Kuning Bukittinggi.

“Ayo wali kota ke sini, pedagang ke sini, saya jadi wasitnya. Jangan berkelahi, ya?,” ujar Yusril saat temu ramah dengan penggiat ekonomi, pedagang pasar grosir dan eceran Bukittinggi yang digelar di Hotel Dymens Bukittinggi-Sumbar, Senin (11/3/2019).

Menurut Pakar Hukum Tata Negara ini, terkait permasalahan retribusi bisa dinegosiasikan ke pemerintah kota dan bisa ditinjau ulang setiap tiga tahun sekali, bisa naik, bisa juga turun.

“Jangan samakan retribusi ruko Bukittinggi dengan ruko di Los Angeles. Tapi kalau perbandingannya adalah Padang dan Payakumbuh, itu lebih masuk akal. Nah, silahkan para pedagang islah dulu, satukan persepsi, maunya apa, kemudian mari kita cari solusi yang saling menguntungkan, pak wali kota tidak bermasalah dengan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), pedagang juga tidak keberatan dengan peraturan wali kota,” ujar Yusril.

Selain itu, Yusril menyinggung pertokoan di Pasar Aur Kuning yang diperjual belikan oleh sejumlah pedagang. Menurut Yusril, pada perjanjian sebelumnya dengan pengembang, pedagang menempati pertokoan secara gratis selama lima tahun, yang dimulai tahun 1995.

Lebih lanjut dikatakan Yusril, Ketika habis masa perjanjian tahun 2000, harusnya pertokoan kembali dimiliki oleh pemerintah dan bisa diberlakukan sistem sewa menyewa. Namun anehnya, ada pedagang yang malah menjual toko kepada pedagang lain.

“Kok ada yang menjual, padahal itu bukan miliknya. Gimana ceritanya? Ini penjualnya bisa dipidana. Tapi kalau dimasukin penjara untuk apa juga, kan orang kampung kita juga. Sebaiknya pemerintah dan pedagang cari jalan keluarnya, saya siap jadi penengahnya. Artinya, hukum kita patuhi, tapi dari sisi lain kita juga pertimbangkan sisi kemanusiaannya,” kata Yusril

Yusril meyakini Wali Kota Bukittinggi mau untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, tanpa harus menempuh ranah hukum.

Berita ini pernah tayang & kutip dari https://www.abadikini.com/2019/03/12/bela-pedagang-pasar-bukittinggi-yusril-ayo-walikota-dan-pedagang-ke-sini-saya-jadi-wasitnya/

Tentang Kami

Partai Bulan Bintang (PBB) didirikan pada tanggal 17 Juli 1998 adalah partai politik berasas Islam dan menerima Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara Republik Indonesia



Mars Partai Bulan Bintang



Hymne Partai Bulan Bintang

Jejaring Sosial


Share Us

Lokasi Kami

Koordinat: -6.265658, 106.843792

Alamat

Partai Bulan Bintang
Jalan Raya Pasar Minggu Km. 18, No. 1B,
Jakarta Selatan, 12740
P: 021 - 7918 0734
E: [email protected]